Home arrow Serba Serbi
Serba Serbi
Mengevaluasi Feng Shui Rumah Tinggal

Dengan semakin banyaknya buku-buku dan majalah yang membahas Feng Shui, maka semakin banyak pula kelompok masyarakat yang menaruh perhatian pada pengetahuan meta-fisik ini. Pemahaman terhadap Feng Shui telah mendorong untuk lebih baik mengenali situasi rumah mereka sendiri. Dengan demikian maka ada usaha-usaha untuk memperbaiki Feng Shui rumah oleh sendiri.

Selengkapnya...
 
Bangunan Hijau, Hemat dan Ramah Lingkungan

Kenaikan harga bahan bakar minyak memukul telak industri properti di Tanah Air. Harga bahan bangunan meroket, sementara daya beli masyarakat semakin menurun. Di tengah keterpurukan ekonomi seperti ini, kita dituntut hidup hemat, bertindak bijak, dan kreatif dalam segala lini kehidupan.

Kenaikan harga bahan bangunan membuat masyarakat yang berniat atau telanjur tengah merenovasi dan membangun rumah dipaksa mengevaluasi kembali rencana atau kegiatan pembangunan rumah yang sedang berlangsung.

Prioritas pekerjaan disusun ulang, utamakan kegiatan yang paling mendesak dilakukan. Penghematan pengeluaran dengan membelanjakan bahan bangunan yang paling diperlukan untuk pembangunan sekarang.

Selengkapnya...
 
Tips Menghitung Kebutuhan Kapasitas AC

Penggunaan penyejuk ruangan atau AC (Air Conditioner) di rumah tangga sudah merupakan kebutuhan 'primer' bagi sebagian masyarakat kita. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan suhu udara yang lumayan panas. Selain menjamin kenyamanan, AC dapat berfungsi pula sebagai pembersih udara di rumah.

Namun, dengan kebutuhan daya listrik yang cukup besar, pengetahuan tentang AC yang tidak mencukupi justru akan menambah tagihan listrik yang lumayan tinggi di akhir bulan. Malah bisa lebih ruwet ketika kita harus bolak-balik menservice AC di rumah karena sering ngadat. Kalau sudah begini, bukan kenyamanan yang kita dapatkan, tapi justru tambah masalah.

Selengkapnya...
 
Pemanasan Global dan Konsep Rumah Hemat Energi

Pemanasan dunia dan level tinggi carbon emissi bukanlah hanya sekedar isu, namun sudah benar-benar terjadi. Dalam 10 tahun ke depan, bila trend penggunaan energi fosil dan peningkatan emisi karbon ke atmosfir tetap tidak berubah, maka kurang lebih 8-10 % luas daratan akan berkurang setiap tahunnya, dan dalam 10 tahun berikutnya malapetaka sudah di depan mata.

Selengkapnya...